trik

seo monitor


Klik Disini

Selasa, 05 Juni 2012

budaya budaya kampung naga

Suasana kampung naga (sumber: indonesia.travel)

Suasana kampung naga (sumber: indonesia.travel)

 
Foto Selengkapnya:
Jika bosan dengan hiruk pikuk perkotaan, Kampung Naga di Tasikmalaya bisa menjadi pilihan liburan. Di sini, Anda bisa beristirahat sambil ditemani udara sejuk. Tidak hanya itu, Anda juga bisa memelajari kehidupan masyarakatnya.

Kampung Naga adalah sebuah perkampungan yang dihuni oleh penduduk yang memegang adat istiadat Sunda, sama seperti suku Badui. Kampung ini berada di wilayah Desa Neglasari, Tasikmalaya, Jawa Barat. Di atas tanah seluas 1,5 hektar, Kampung Naga menuguhkan suasana pedesaan yang asri dan penuh pepohonan hijau.

Karena letaknya yang berada di lembah, untuk masuk ke Kampung Naga, Anda harus menuruni ratusan anak tangga dengan kemiringan 45 derajat. Tapi tenang saja, rasa lelah karena menuruni banyak anak tangga akan hilang begitu Anda tiba di dalam Kampung Naga.

Semilir angin siap menampar pipi Anda dengan udara yang dingin. Pepohonan hijau juga siap menyambut kedatangan Anda. Yang lebih asyiknya lagi, masyarakat Kampung Naga belum terpengaruh modernisasi. Tempat ini benar-benar tepat untuk dijadikan sebagai tempat beristirahat. Serasa di kampung sendiri!

Kampung Naga dihuni oleh kurang lebih 311 orang yang sudah tinggal di sana secara turun temurun. Di sebelah barat Kampung Naga, Anda bisa melihat adanya hutan keramat. Disebut hutan keramat karena di dalam hutan tersebut terdapat makam leluhur masyarakat Kampung Naga.

Kampung Naga sering dijadikan lokasi penelitian antropologi karena masih menganut kepercayaan yang kuat. Ini bisa dilihat dari masyarakatnya yang patuh dan pantang melakukan hal yang dianggap tabu, seperti bagaimana mereka membangun rumah.

Rumah yang ada di Kampung Naga harus berbentuk panggung dengan bahan pembuatan dari bambu dan kayu. Atap rumah harus terbuat dari daun nipah, ijuk atau alang-alang. Rumah juga harus menghadap ke arah utara atau selatan dengan memanjang arah ke barat-timur.

Di bidang kesenian, masyarakat Kampung Naga mempunyai pantangan atau hal yang tabu untuk mengadakan pertunjukkan seni di luar kampung, seperti wayang golek, dangdut dan pencak silat. Mereka hanya diperbolehkan menggelar pertunjukkan seni yang telah diturunkan leluhur seperti angklung.

Reaksi:

0 komentar:

Blog Sahabat

wew

winamp


MusicPlaylistView Profile
Create a playlist at MixPod.com

rank